Gudang Pengoplosan Beras Illegal Milik Ak. Di Batu Ampar Batam Digrebek dan Puluhan Karyawannya Ditangkap

FOTO BERITA BATAM 5 NOP 2017

BATAM-LH: Baintelkam Mabes Polri yang dipimpin oleh AKBP Kurniawan beserta 3 Orang anggota yang didampingi oleh Dirreskrimsus Polda Kepri Kombes Pol Budi Suryanto, SH. MSi dan Dirintelkam Polda Kepri Kombes Pol Musa Tampubolon, SH, SIK, MSi. berhasil menggrebek dan membongkar sindikat pengoplosan beras illegal di Lokasi PT. USAHA KIAT PERMATA tepatnya di Komplek Pergudangan Mega Cipta Industrial Park, Blok E No 1 Batu Ampar Kota Batam (Sabtu, Pukul 9.00 WIB; 04/11/2017-Red). Menurut informasi yang didapatkan bahwa Gudang dan Perusahaan ini milik seorang pengusaha berinisial Ak alias Har.

Dalam penggrebekan itu, Polisi berhasil mengamankan beberapa barang bukti dan puluhan karyawan.
Adapun barang bukti yg diamankan:
a. 2 unit timbangan;
b. 5 unit mesin jahit;
c. *Beras merk*:
1) Harum Mas 25 Kg. Sebanyak 1400 karung
2) Kawan setia 30 Kg. Sebanyak 500 karung.
3) Kapal Layar 25 Kg. Sebanyak 50 karung
4) Horas 25 Kg. Sebanyak 4435 karung
5) Tanpa Merk 25 Kg. Sebanyak 5570 karung
6) Merk Adi 25 Kg. Sebanyak 1890 karung
7) Biola 25 Kg. Sebanyak 1800 Karung
8) Harumas 10 Kg. Sebanyak 100 karung;
d. 33 orang karyawan diantaranya 1 Orang kepala gudang 6 Sopir Lori, 9 kernet, 4 orang pengoperasi mesin, 4 Sopir Forklip, 9 karyawan pengisi karung.
e. *1 JERIGEN CAIRAN KIMIA SEBAGAI BAHAN PEMUTIH*.
f. Surat Izin Pengoperasian mesin hasil pengujian dari Disperindak unit pelaksana teknis daerah metrologi legal No. 810/SKHP- TL/ IX/ 2017 Tanggal 29 September 2017.

Dari keterangan *HONG LIAN Kepala Gudang PT. Usaha Giat Permata, alamat: Perum. Happy Garden Blok. F No. 23 Lubuk Baja Kota Batam* bahwa 8kegiatan Oprasional pengoplosan beras di gudang PT. Usaha Giat Permata sudah berjalan selama *1 tahun* dengan nama Pemilik gudang Sdr. AKIANG.

Adapun modus proses pengoplosannya adalah :  Beras yang tidak memiliki Merk dicampur dengan beras ber Merk menggunakan mesin pencampur dan diberi zat kimia sebagai bahan pemutih beras dan kemudian hasil oplosan tersebut dikemas dalam kemasan / karung yang sudah bermerk sesuai dengan pesanan distributor. (Anto/Red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *