BARANG SELUNDUPAN HP Xiaomi Yang Ditangkap Jajaran Polres Tanjung Jabung Timur-Jambi Berasal Dari Negara Mana ?

FOTO BOTH

JAMBI-LH: Maraknya penyelundupan ke daerah Jambi bukanlah hal yang baru. Hal ini sudah menjadi rahasia umum. Hanya yang berubah-ubah adalah jenis barang yang diselundupkan.

Adapun asal Negara barang-barang tersebut yang terbesar adalah Singapura. Kendatipun Negara  pembuat resmi barang-barang itu sangat pariatif seperti Cina, Taiwan, Korea dan lain-lain. Tapi yang pasti, umumnya barang selundupan itu datang dari dan atau melalui Singapura kemudian masuk ke Pelabuhan Kuala Tungkal-Jambi. Nah, dari Pelabuhan inilah didistribusikan para mafia ke para langganannya ke seluruh penjuru Propinsi Jambi bahkan ke daerah lainnya.

Sering sekali masyarakat khususnya aparat penegak hukum dikecohkan tentang jalur masuknya barang-barang selundupan ke Pelabuhan Kuala Tungkal. Sengaja dibuat kesan bahwa barang-barang illegal itu seolah-olah datang dari Batam-Kepri. Padahal barang itu sebenarnya datang langsung dari Singapura ke Kuala Tungkal melalui perairan Kepri.

Salah satu contoh yang terjadi baru-baru ini adalah penangkapan 2 Truk oleh Jajaran Polres Tanjung Jabung Timur melalui Polsek Berbak berisi Canon EOS M3 dan sekian unit HP Android merek Xiaomi Redmi Note 4a dan Note 4x, yang diduga illegal ((18/10/2017-Red).

Keesokan harinya, Pihak Polres Tanjung Jabung Timur melalui Kapolsek Berbak memberikan keterangan kepada awak media sebagaimana dilansir oleh SERUJAMBI.COM “Diduga barang-barang elektronik ini selundupan dari Kepulauan Riau-Batam,” ungkap Ipda P Sagala, kepada Seru Jambi, Kamis (19/10/2017).

Dari kutipan keterangan Sang Kapolsek jelas sudah tidak relevan. Sebab, mana ada istilah penyelundupan dalam negeri. Batam-Kepri itu kan masih bahagian dari Indonesia. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, Penyelundupan berarti pemasukan barang secara gelap untuk menghindari bea masuk atau karena menyelundupkan barang terlarang. Bea Masuk berarti pungutan Negara terhadap barang impor. (Jamore/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *