Ketua KPUD KK. Anambas-Kepri Syukrillah “IRIL” Bermesraan Dalam Mobil Dinas Bersama WIL-nya

FOTO IRIL GANTI

 

TANJUNGPINANG-LH: Sungguh Terlalalu…..! Kata-kata itu spontan diucapkan bersama-sama oleh Crew & Wartawan Liputan Hukum yang melihat prilaku Asusila yang dilakukan oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Kepulauan (KK) Anambas Propinsi Kepulauan Riau Syukrillah alias Iril dengan seorang wanita parobaya (32Tahun-Red). Terakhir diketahui wanita itu adalah Wanita Idaman Lain (WIL) dari Sang Ketua KPUD KK Anambas itu.

Kejadian ini berawal ketika para Crew & Wartawan Liputan Hukum selesai melakukan peliputan rutin di Kantor Walikota Tanjungpinang tiba-tiba di Batu 16 persis di depan mobil yang dikenderai para awak media ini ada pemandangan aneh yang terjadi di dalam Mobil Milik Negara (Plat Merah-Red)Toyota Avanza Veloz Putih Tulang BP 1002 S. Sepasang Insan sedang bermesraan sambil terus menjalankan kenderaannya perlahan-lahan. Sang pria terus mengelus, meraba, dan sesekali mencium wanita yang ada disampingnya. Demikian pula sang Wanita tidak kalah gesitnya. Sungguh pemandangan yang tak pantas terjadi ditempat umum. Dengan kata lain peristiwa ini dapat dikategorikan sebagai perbuatan tindak pidana Asusila.

Tertarik dengan kejadian ini, para awak media bersepakat untuk terus mengikuti dan meliput peristiwa ini. Sepanjang perjalananan lebih kurang 60 KM kedua pasangan mesum ini terus bermesraan tanpa henti sampai-sampai terkadang mobil hampir tabrakan karena pengenderanya sedang “mabuk syahwat”.

Akhirnya, tiba-tiba mobil milik Negara itu mendadak berhenti dan masuk Area Resort Trikora 1. Begitu berhenti, para awak media langsung mengkoonfirmasi kejadian ini kepada Sang Pengemudi dan pasangannya. Betapa kagetnya para awak media ternyata Pria itu adalah Ketua KPUD KK. Anambas yaitu Bapak Syukrillah alias Iril.

Ketika dikonfirmasi, Iril mengatakan bahwa wanita yang bersama dia adalah calon istrinya. Ketika ditanya bukankah beliau masih punya istri yang sah yang bernama Sri Delima alias Chey ? Iril berkilah bahwa dia akan bercerai dengan Delima.

Lepas dari segala pembelaan dan persoalan rumah tangga Iril yang pasti kejadian ini merupakan perbuatan yang sangat tidak pantas dilakukan oleh siapapun apatah lagi itu dilakukan oleh Seorang Pejabat Publik yang seharusnya menjadi panutan bagi masyarakat banyak. Untuk itu banyak pihak yang berharap agar terhadap oknum pejabat ini diambil tindakan tegas berupa sanksi tegas mengingat kejadian ini telah mencoreng simbol-simbol Negara berupa jabatan KPUD dan Mobil Dinas Milik Negara. Salah satu rujukan peraturan yang nyata sudah dilanggar adalah Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor : Per/87/M.Pan/8/2005 Tentang Pedoman Peningkatan Pelaksanaan Efisiensi, Penghematan Dan Disiplin Kerja Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara. Disamping tentunya KUHP khususnya Pasal Perzinahan dan Asusila ( Pasal 284 & 281 KUHP). (Tengku Azhar/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *