RIDWAN: SAYA SUDAH LAPOR IMAN SUTIAWAN KE POLISI

FOTO IMAN GERINDRA KEPRI

 

“Saat Ini Saya Tidak Mempersoalkan Dana Yang Saya Serahkan, Tapi Saat Ini Saya Bicara Tentang Harga Diri Dan Kebenaran. Persoalan Ini Sudah Saya Serahkan Kepada Aparat Hukum ” Ujar Ridwan, Kader Partai Gerindra Propinsi Kepulauan Riau (Selasa, 11/07/2017-Red)

BATAM-LH: “ Ini adalah masalah harga diri dan kebenaran yang saya lakukan, saya sudah tak sabar untuk membawa persoalan ini ke ranah hukum. Saya ditipu bulat-bulat oleh ketua DPD Gerindra Provinsi Kepri, Iman sutiawan “ Ujar Ridwan, kader Partai Gerindra Provinsi Kepulauan Riau kepada Liputan Hukum (Selasa, 11/07/2017-Red).

Menurut Ridwan, bahwa persoalan yang dihadapinya ini berawal pada bulan Juli 2016 tahun lalu. Pada waktu itu, Ketua DPD Gerindra Iman Sutiawan mengajaknya untuk berkumpul di kantor Gerindra Kepri membicarakan tentang PAW (Pergantian Antar Waktu-Red) 2 Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau dari Fraksi Gerindra yaitu Bu Ririn dan Bu Asnah.

Kebetulan saat itu, menurut pemaparan Ridwan, bahwa dia berada di Nomor Urut 2 dari jumlah suara di pemilihan Calon Legislatif (Caleg) Tahun 2014 pada Dapil Sei Beduk, Bulang Galang dan Nongsa. “ Pada pertemuan di Kantor Gerindra itu, Saya dijanjikan untuk menggantikan Bu Ririn Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau. Karena menurut Iman Sutiawan Kedua Anggota DPRD Provinsi Kepri itu akan segera di PAW dengan berbagai alasan “ pungkas Ridwan (11/07/2017-Red).

Masih menurut penuturan Ridwan, dari pembicaran terakhirnya saat itu dengan Ketua DPD Gerindra Kepri Iman Sutiawan, maka yang bersangkutan dimintai sejumlah uang untuk keperluan pengurusan PAW termasuk pengurusan ke DPP Gerindra di Jakarta. Namun, sampai pada saat yang dijanjikan untuk mem-PAW-kan kedua Anggota DPRD tersebut tidak pernah ada kejelasan dari pembicaraan untuk menggantikan anggota DPRD tersebut. Hal ini terbukti bahwa sampai saat ini kedua Anggota DPRD Kepri dari Partai Gerindra itu masih menjabat sebgai Anggota Legislatif.

“ Bahkan setelah saya cek dan ricek kepada sejumlah pengurus di daerah maupun di DPP, ternyata tidak ada satu surat pun yang di layangkan tentang PAW anggota DPRD Provinsi Riau “ ujar Ridwan.

“ Saya sudah tanyakan langsung kepada Pak Onward Siahaan selaku sekretaris DPD Gerindra Kepri tentang surat PAW Anggota DPRD Provinsi, ternyata jawaban dari Pak Siahaan tidak pernah mengeluarkan surat tentang PAW Anggota DPRD Provinsi Kepualauan Riau “ tambah Ridwan.

“ Selanjutnya, Iman Sutiawan Saya temui dan Saya tanyakan tentang Pergantian Antar Waktu yang tidak pernah ada itu. Ternyata Iman sutiawan berjanji untuk menggantikan dana yang telah saya serahkan kepada dia “ timbal Ridwan lagi.

Akibat kekecewaannya itu, yang merasa telah dibohongi dan ditipu oleh Iman Sutiawan maka Ridwan sudah tidak mempersoalkan dana yang dikeluarkannya. Bagi dia perbuatan Ketua DPD Gerindra Kepri ini sudah tidak bisa ditolerir serta harus ditindak tegas dan harus diproses secara hukum. “ Saat ini saya tidak mempersoalkan dana yang saya serahkan, tapi saat ini saya bicara tentang harga diri dan kebenaran. Persoalan ini sudah saya serahkan kepada aparat hukum “ Ujar Ridwan dengan nada sangat kecewa.

Menurut Ridwan, dia telah menyerahkan sejumlah bukti-bukti kepada aparat penegak hukum. Khususnya sejumlah bukti yang terkait penyerahan dana dan hasil pertemuan di berbagai tempat. Oleh karena itu, Ridwan berharap agar Pihak Penegak Hukum bisa bertindak tegas dan cepat.

Dari hasil pantauan Liputan Hukum, bahwa Ketua DPD Partai Gerindra Propinsi Riau Iman Sutiawan telah memenuhi panggilan Penyidik Satreskrim Polresta Barelang pada hari selasa (11/07/2017-Red) dengan status sebagai saksi.

Ketika Liputanhukum beberapa kali menghubungi Iman sutiawan melalui sambungan selulernya terdengar nada sambung masuk, tetapi pemilik seluler tidak mengangkat atau menjawabnya. (TIM/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *