Dua Oknum Pejabat Perizinan Pemda Bogor Diduga Selingkuh Dan Masuk Hotel Pada Bulan Puasa

FOTO B 611 RII OKNUM PEJABAT PEMDA BOGOR TAYANG

BOGOR-LH: Dua Oknum Pejabat Pemda Bogor tepatnya Pejabat di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu diduga kuat telah melakukan perselingkuhan. Dugaan ini berdasarkan temuan para wartawan yang melihat kedua oknum pejabat ini keluar dari salah satu Hotel Transit di kawasan Sentul dengan menggunakan mobil Pajero Sport Abu-abu Metalik B 6XX RII. Yang lebih naïf lagi kejadian ini terjadi pada saat bulan puasa tepatnya pada hari Jum’at (09/06/2017-Red).

Secara kronologis, kejadian ini berawal adanya informasi dari seseorang yang tidak mau disebut namanya tentang adanya tindak tanduk dari dua oknum pejabat ini yang sudah lama mencurigakan. Menurut nara sumber ini besar dugaan dua pejabat ini punya hubungan pribadi.

Berawal dari informasi tersebut akhirnya Tim Rubrik Moralitas Liputan Hukum mulai mempelajari dan menindaklanjuti informasi ini dengan membentuk Tim Investigasi. Akhirnya setelah bekerja kurang lebih 2 bulan tepatnya hari Jum’at, Tim Investigasi Moralitas Liputan Hukum melihat kedua oknum ini ketemu di Cibinong Mall City dengan mengenderai mobil masing-masing. Sesampainya di Mall tersebut, Sang Wanita memarkir mobilnya (Mazda Putih F 14XX DC-Red) kemudian naik ke Mobil Sang Pria ( Pajero Sport Abu-abu Metalik B 6XX RII-Red).
Dari Mall yang dekat dengan Komplek Perkantoran Pemda Bogor tersebut, kedua pasangan yang diduga illegal ini memasuki kawasan Sentul hingga akhirnya Chek In di salah satu Hotel Transit yang dikenal dengan Hotel Transit Sentul 8. Selang beberapa jam, tepatnya Pukul 19.08 WIB mobil Pajero Sport yang digunakan pasangan selingkuh ini keluar dari Hotel Transit dan langsung meluncur meninggalkan Hotel. Setengah jam kemudian mereka tiba di Cibinong Mall City dan Sang Wanita turun dengan buru-buru (Lihat Gambar-Red) kemudian langsung menuju parkiran mobilnya (Mazda Putih-Red). Dari Mall ini mereka berpisah. Sang wanita langsung menuju kediamannya di daerah Perumahan Villa Bogor Indah. Demikian pula Sang Pria segera meninggalkan Mall.

Ketika hal ini dikonfirmasi kepada IMR di kantornya, yang bersangkutan mengakui bahwa Pajero Sport Abu-abu Metalik B 6XX RII sesuai gambar yang ditunjukkan wartawan itu adalah miliknya. Namun IMR berkilah bahwa bisa saja orang lain yang membawa. “ Itu Mobil yang ada di Foto yang Anda tunjukkan betul mobil saya. Tapi kan bisa saja orang lain yang bawa. Tapi udah lah ini kan bulan puasa kita tak perlu debat. Saya tutup aja kasus ini “ pungkas IMR kepada wartawan sambil menawarkan uang Rp 10 juta (Senin, 19/06/2017-Red).

Mendengar upaya penyuapan yang hendak dilakukan oleh IMR, wartawan Liputan Hukum langsung meninggal IMR dan Oknum Wartawan Bogor berinisial GN. Selanjutnya tidak mengerti apa yang mereka bicarakan berdua.

Sementara itu, Sang wanita yang terakhir diketahui berinisial MLN dan istri dari orang kedua disalah satu kecamatan di Bogor, ketika hendak dikonfirmasi di Kantornya (satu kantor dengan IMR-Red) yang bersangkutan tidak mau menemui wartawan. Petugas recepcionisnya berkali-kali menyampaikan permintaan wartawan yang hendak bertemu tidak digubris yang bersangkutan. “ Kata Ibu lagi ada briffing Pak. Silahkan buat janji dulu. “ ujar Sang Receptionis itu kelihatan bingung.

Sampai berita ini ditayangkan, Sang Wanita yang diduga merupakan pasangan selingkuh IMR belum juga dapat dikonfirmasi. Kebetulan bertepatan sudah akan memasuki libur bersama menjelang Idul Fitri.

Liputan Hukum akan terus menelisik kasus ini, termasuk akan melakukan konfirmasi lanjutan baik kepada yang bersangkutan, kepada pasangan resmi yang bersangkutan (suami/istri syah masing-masing-Red), terlebih-lebih kepada atasan yang bersangkutan di instansi terkait termasuk kepada pucuk pimpinan Pemda Kabupaten Bogor dan atau Instansi/Pihak yang berwenang atas kasus ini dan akan terus memberitakannya secara berkesinambungan. (Tim/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *