DIR. INVESTIGASI ILE SAMBANGI KANTOR PERWAKILAN PENGHUBUNG RIAU DI JAKARTA

FOTO KUNJUNGAN ISTIMEWA

 

JAKARTA-LH: Kantor Perwakilan Penghubung Riau di Jakarta mendapat kunjungan dari NGO Indonesia Law Enforcement (ILE) pada hari Senin (20/03/2017-Red). Kunjungan ini merupakan kunjungan komunikatif yang lazim dilakukan oleh ILE dalam rangka untuk menggali dan mendapatkan informasi tentang penegakan hukum (Law Enforcement) di Indonesia khususnya di daerah-daerah. Kunjungan ini dipimpin Direktur Investigasi ILE Bagus Taradipa,SH beserta rombongan.

Rombongan ILE ini disambut dan diterima langsung oleh Kepala Perwakilan Penghubung Riau di Jakarta Dra. T. Fawani Delifia didampingi oleh Kasi Pelayanan Suryasman.

Dalam sambutannya, T. Fawani Delifia menyampaikan rasa terimakasihnya atas kunjungan ini. “ Kami merasa terhormat karena disambangi oleh ILE. Kami berterimakasih kepada Pak Bagus dan rombongan atas kunjungan ini. Lewat kesempatan ini kami juga mendukung perjuangan ILE tentang supremasi hukum di Indonesia “ sambut Kepala Kantor Penghubung Riau di Jakarta itu.

Sebagai organisasi independen dan Non Gouverment yang konsen kepada penegakan hukum di Indonesia, rasanya tidak berlebihan jika ILE melakukan koordinasi dengan semua pihak termasuk dari daerah-daerah untuk mendapatkan informasi sebanyak-banyaknya tentang persoalan hukum yang ada diberbagai sektor kehidupan.

“ Kantor Perwakilan Penghubung ini dibuat agar kiranya segala informasi dapat dilakukan secara berkesinambungan. Disamping itu juga sebagai fasilitator antara Pemerintah Daerah dalam hal ini Provinsi Riau. Secara tata pemerintahan juga sebagai duta daerah di Jakarta “ tegas Bu Delin panggilan akrab Kepala Perwakilan itu.

Upaya dari pemerintah daerah dalam mempromosikan daerahnya dalam segala lini kehidupan, tentunya ini juga sebagai upaya pemerintah pusat untuk melakukan control kepada setiap daerah di Indonesia secara cepat , tepat , dan bermanfaat.

Ketika LH menanyakan kepada Bu Delin mengenai sasaran dan target yang ingin dicapai selama kepemimpinannya ke depan dengan santai Kepala Perwakilan Penghubung Riau di Jakarta ini menyatakan bahwa tidak ada target dalam melaksanakan amanah yang di embannya itu tetapi lebih dari pada pencapaian dalam rencana kerja yang sudah disepakati bersama. “ Kami hanya menjalankan tugas dari pimpinan dalam hal ini Bapak Gubernur Riau (Arsyadjuliandi Rahman-Red). Sebagai Pejabat pengguna anggaran tentunya kami harus berhati hati dalam menggunakan anggaran pada setiap kegiatan yang ada. Intinya Bapak Gubernur mengharapkan kepada semua staff dan jajarannya agar melaksanakan tugas dengan baik sesuai aturan yang berlaku sehingga tidak akan ada lagi yang berani berbuat dalam rangka memperkaya diri sendiri orang per orangan atau korporasi baik secara langsung maupun secara tidak langsung.” Papar Bu Delin

Disisi lain, Direktur Investigasi ILE Bagus Taradipa,SH menjelaskan bahwa ” Dengan penjelasan Bu Kepala Perwakilan Penghubung Riau di Jakarta ini (Dra. T. Fawani Delifia) terjawab sudah pemberitaan miring di media khususnya media daerah riau  yang begitu merebak akhir-akhir ini dimana mereka menuding bahwa kegiatan di Kantor Perwakilan Penghubung Riau di Jakarta Mati Suri setelah ditinggal  Pak Doni Aprialdi. ”  pungkas Bagus kepada para wartawan yang mengikuti kunjungannya (Jum’at, 17/03/2017-Red).

Bagus menambahkan, ” Sangat lah masuk akal terjadi pengetatan anggaran kepada para staf yang ada karena memang dari atas juga terjadi pemangkasan anggaran hingga 60% . Hal ini merupakan kebijakan nasional kepada seluruh perwakilan propinsi di jakarta tanpa terkecuali termasuk Riau. Bahkan Posisi Jabatan pun diturunkan dari Eselon II menjadi Eselon III. Badan menjadi Perwakilan. Tentunya semua pihak harus legowo dengan kebijakan ini tanpa harus saling menyalahkan ” lanjut Bagus. 

Kegiatan di Kantor Badan Penghubung ini memang sebagai pemberi jasa pelayanan untuk pelaksanaan tugas harian dari pemerintah daerah provinsi Riau, sehingga semua pelaksanaan kegiatan yang harus dilakukan di pemerintah pusat dapat berjalan dengan baik tanpa harus melakukan fungsi control kepada seluruh daerah yang ada di 37 Provinsi mulai dari sabang hingga merauke.

Memasuki bulan ke 3 ( tiga ) menduduki jabatan sebagai Kepala Kantor Penghubung Riau di Jakarta Bu Delinne bersyukur karena semua berjalan sebagaimana mestinya. “Mudah-mudahan apa yang di amanahkan oleh Bapak Gubernur kepada saya dapat saya jalankan sebaik baiknya“ tutup Bu Delin. (F.Rahadian/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *