KETUA DPRD KOTA PADANG KEMBALI DIHANTAM ISU PERSELINGKUHAN

FOTO MORALITAS 20 FEB 2017 KETUA DPRD KOTA PADANG

PADANG-LH: Selesai isu perselingkuhannya dengan seorang gadis yang bernama Intan (19) yang mengaku pernah menjadi sekretaris Erisman sewaktu di RRI dulu, reda. Bahkan Intan berkicau pernah melakukan aborsi sebanyak dua kali untuk menggugurkan hasil hubungan gelapnya dengan Erisman.

Kini Ketua DPRD Kota Padang Erisman , politisi dari Partai Gerindra kembali dihantam badai isu baru yang tak kalah sensasionalnya. Erisman dikabarkan telah berselingkuh dan menikahi istri orang. Diduga melakukan peselingkuhan dan merebut istri orang, Erisman dilaporkan ke Polresta atas tuduhan perselingkuhan, Minggu (19/02/2017-Red).

Erisman dilaporkan oleh Zarmias Amin, merupakan suami dari Yanthy Hasadis, yang tidak terima dengan perbuatan istrinya yang diduga selingkuh dengan Erisman.

Menurut Zarmias kepada sejumlah wartawan usai melapor, dirinya mulai curigai kepada istrinya itu, karena sering terlambat pulang kerumah. “Karena sering terlambat pulang, saya menjadi curiga dan berusaha menyelidiki. Tanpa diketahui istri, saya memeriksa tas miliknya dan menemukan foto copy buku nikah atas nama istri saya dan Erisman ketua DPRD tersebut,”, ujar Zarmais.

Dikatakam Zarmias saat ditanyakan perihal tersebut kepada istrinya, istrinya selalu mengelak dan mengatakan semua itu tidak benar, walaupun ada barang bukti. “Istri saya tidak mau mengaku, bahkan membantah keras kejadian perselingkuhan tersebut,” ucap Zarmais.

Sementara itu Kapolresta Padang Kombes Pol Chairul Aziz melalui Kanit Reskrim Polresta Padang Kompol Abdus Syukur Felani, membenarkan tentang adanya laporan tersebut ke SPKT Polresta Padang dengen nomor laporan LP/282/K/II/2017- SPKT Unit III tanggal 19 Februari. Saat melapor ke Polresta Padang, kata Kapolres Zarmais membawa sejumlah barang bukti, seperti foto istrinya (Yanthy-Red) bersama Ketua DPRD Kota Padang Erisman. Selain itu ia juga memperlihatkan fotokopi surat nikah. Erisman membantah, Ia hanya meminjam uang.

Sementara itu Erisman Ketua DPRD Kota Padang, ketika dikomfirmasi wartawan membantah keras tuduhan selingkuh atau menikahi istri orang. “Saya tidak kenal dengan orang tersebut. Apalagi mengaku, menikahinya. Namun Jika memang menikah pastilah saya juga memiliki buku nikah dan terdaftar di Kantor Urusan Agama (KUA), dan hal tersebut tentunya mendapat restu dari istri pertama saya, bisa saja surat nikah tersebut dipalsukan,” tegasnya,

Menurut Erisman tuduhan yang dilayangkan kepadanya itu adalah bohong belaka.“Itu tidak benar, apalagi sampai nikah siri,” katanya. Namun Erisman membenarkan, ia memang meminjam uang kepada Yanthy. “Memang kalau meminjam uang itu benar, namun kalau yang lainnya itu bohong,”kata Erisman.

Lebih lanjut dijelaskan Erisman, dirinya yakin ada oknum-oknum yang memanfaatkan hal ini, sebab hubungannya dengan pihak pelapor hanya sebatas pinjam meminjam uang. “Ini jelas mencemarkan nama baik dan pembunuhan karakter, untuk itu saya akan menuntut balik akan perbuatan ini,” ucapnya.

Sedangkan Yanthy Hasadis (50) , memarahi suaminya Zarmias Amin (71) ketika hendak melaporkan Erisman ke Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Padang, Jalan Sawahan, Senin, (20/2/2017-Red). Yanthy langsung menarik lengan suaminya dan menggiring masuk ke dalam mobil. “Apa yang akan kamu laporkan. Apakah kamu sudah minta izin ke saya untuk datang ke sini? Dan apakah kamu sudah bicarakan ini kepada saya,” kata Yanthy membentak suaminya Zarmias Amin.

Yanthy Hasadis yang diduga dekat dengan ketua DPRD Kota Padang itu bersitegang dengan suaminya Zarmais Amin. Dalam kejadian itu sempat terjadi Keributan antara Zarmais Amin yang dihadang istrinya agar tidak masuk ke gedung bundar wakil rakyat itu untuk melaporkan kasus tersebut, disaksikan oleh pegawai dan sejumlah wartawan yang ada di DRPD.

Yanthy memakai baju warna putih kembang kembang merah itu tampak kesal memaksa suaminya itu masuk ke dalam mobil yang terparkir di halaman kantor DPRD.

Kepada sejumlah wartawan Yanthy Hasadis menyampaikan, bahwa ia akan melapor ke polisi terkait dengan adanya rekayasa kasus tersebut.”Ini semua ada yang memprovokasi dan yang membiayai,” ungkapnya.

Dalam peserteruan wakil rakyat ini. Anggota DPRD Kota Padang, Wahyu Iramana Putra dituduh sebagai dalang dalam Kasus pelaporan Ketua DPRD Padang Erisman ke Polisi oleh seorang warga bernama Zarmais Amin terkait tuduhan bahwa Erisman telah berselingkuh dan menikahi istri pelapor.

Erisman pun sempat bersiteru dan saling memuntahkan kata-kata dengan anggota DPRD Wahyu Iramana Putra di Kantor DPRD Kota Padang, Jalan Sawahan, Senin, (20/02/2017-Red) Erisman menuduh bahwa politisi Partai Golkar tersebut sebagai dalang kasus yang tengah di arahkan kepada dirinya.

Bahkah Erisman sempat perang mulut dengan Wahyu Iramana Putra. Peristiwa itu berawal pada saat Erisman mendatangi ruangan Wahyu untuk meminta surat pelaporan oleh warga yang akan diajukan ke Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Padang. Namun, Wahyu enggan untuk memberikan surat tersebut karena Erisman dinilai oleh Wahyu tidak punya hak untuk meminta surat tersebut. Perang mulut antara dua politisi berbeda partai ini mereka saling mengeluarkan kata-kata yang tidak enak untuk didengar.“Enak saja kamu minta surat itu, tidak usah kamu ambil, urus aja urusanmu,” tegas Wahyu.

Erisman pun emosi lalu menunjuk-nunjuk ke arah wajah Wahyu dan menunduh Wahyu lah yang telah menjadi penyebab berkembangnya isu perselingkuhan itu. “Saya ini pimpinan, dan kamu (Wahyu) adalah dalang semua ini,” ujar Erisman. “Kesabaran saya sudah habis, saya akan melaporkan Wahyu Iramana Putra ke polisi,” tegas Erisman kepada sejumlah wartawan.

Erisman pun mengancam akan melaporkan orang yang memfitnahnya telah melakukan perselingkuhan dengan Yanthy Hasadis.Karena Erisman menduga ada pihak-pihak yang sengaja membunuh karakternya selaku ketua DPRD Kota Padang. Melalui isu-isu yang sengaja dimainkan oleh sejumlah pihak yang tidak menginginkan dia berada pada posisinya yang sekarang. (Syafwan D/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *