SUDAH PULUHAN JAM, KEBAKARAN PASAR SENEN TAK KUNJUNG DAPAT DIPADAMKAN

FOTO API PASAR SENEN

JAKARTA-LH: Usaha untuk memadamkan kebakaran yang terjadi di Blok III Pasar Senen Jakarta Pusat sudah dilakukan sejak Pukul 04.30 WIB (Kamis, 19/01/2017-Red) namun sampai berita ini ditayangkan (sudah 20 jam lebih-Red) api tak kunjung dapat dipadamkan secara utuh. Korban kerugian atas musibah ini terus bertambah.

Menurut data akun Twitter Resmi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI @BPBDJakarta sampai Pukul 20.30 WIB (19/01/2017-Red) jumlah kios yang terbakar sudah mencapai 1.691 kios. Enam orang mengalami luka ringan dan satu orang pingsan. Korban jiwa nihil. Dugaan sementara penyebab kebakaran ini adalah korsleting listrik, meski untuk kepastiannya harus menunggu penyelidikan dari pihak pemadam kebakaran dan kepolisian.

Kebakaran tersebut menimbulkan asap hitam yang membumbung tinggi. Asap hitam yang membumbung tinggi tersebut bahkan terlihat dari kawasan Tugu Tani, yang berjarak sekitar 800 meter dari lokasi kebakaran. Persimpangan arteri dan jalur Transjakarta Pasar Senen menuju Stasiun Senen, maupun menuju Stasiun Gambir untuk sementara ditutup.

Menurut Kapolri Jenderal Tito Karnavian, polisi masih menelusuri penyebab kebakaran. Sesuai dengan prosedur, polisi akan melakukan pemeriksaan laboratorium forensik. “Akan dicari titik di mana awal mulanya,” ujar Tito di Gedung Sekretariat Negara kepada para awak media (19/01/2017-Red).

Ditempat terpisah, Pelaksana Tugas Gubernur (Plt) DKI Jakarta Soni Sumarsono, mengatakan kebakaran di Pasar Senen sudah terjadi dua kali dalam sepekan. Sebagai upaya maksimal untuk melakukan pemadaman api, Plt Gubernur tersebut menyampaikan sudah menambah Mobil Pemadam Kebakaran ke lokasi kejadian.

“Kebakaran yang pertama itu bukan di Pasar Jaya, tapi yang sebelahnya PD Pembangunan Jaya, sekitar situ. Sekarang di lapangan sedang berupaya menyelesaikan. Dari 24 Damkar awalnya, kayanya ada tambahan jadi 50 damkar,” kata Soni di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (19/01/2017-Red).

Selain itu, tambah Soni Sumarsono, juga sudah mengerahkan beberapa aparat keamanan untuk mengantisipasi terjadinya penjarahan kepada para korban kebakaran.
“Saya kira tim sudah menyelesaikan semuanya dari segi kebakarannya, tinggal menuntaskan. Memang belum padam seluruhnya karena angin, jadi api masih menyala di beberapa titik,” paparnya.

Secara kronologis kejadian, menurut keterangan salah satu Petugas Senior kebakaran bernama Syarifuddin bahwa kebakaran tersebut dimulai dengan api yang timbul dari lantai satu Blok III pada Kamis dini hari, kemudian api merambat ke lantai di atasnya hingga ke lantai tiga.

“Api awalnya terlihat di lantai satu, kemudian membesar dan paling terdampak sekarang di lantai tiga,” kata Perwira Piket Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Jakarta Pusat itu (19/01/2017-Red).

Syarifudin menceritakan bahwa sejak pukul 04.15 WIB (Kamis, 19/01/2017-Red), petugas berjibaku memadamkan api. Pintu gerbang lantai satu yang masih terkunci rapat menyulitkan petugas untuk masuk ke gedung guna memadamkan api. Alhasil, petugas hanya bisa memadamkan api dari luar.  “Gerbangnya masih dikunci semua, kami coba antisipasi agar api tidak merambat,” pungkasnya. (Tim/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *