PELAKU PEMBUNUHAN SADIS SATU KELUARGA AKHIRNYA DIVONIS MATI

foto-ilustrasi-pembunuhan-di-sumsel-ol-9-jan-2017

SUMSEL – LH: Secara bulat Pengadilan Negeri (PN) Sekayu, Sumatera Selatan (Sumsel) menjatuhkan hukuman mati kepada Agus Mubarok. Ia terbukti membunuh satu keluarga dengan kejam. Bahkan, dua di antaranya masih bernafas saat ditenggelamkan Sungai Musi.

Dalam aksinya, makelar tanah itu meminta bantuan:

1. Purwanto (22).
2. Abdul Kohar (19).
3. Uuk (18).
4. Anak.

Kepadanya, Agus memberikan janji uang Rp 1 juta hingga Rp 1,5 juta per orang. Tawaran ini membuat mereka tergiur melakukan aksi biadab tersebut.

Setelah rencana disusun matang, mereka berlima mendatangi rumah Tasir di Jalur 16 Desa Indra Pura Kecamatan Muara Sugihan Kabupaten Banyuasin pada 4 Mei 2016. Mereka membawa rafia, karung, dan kayu galem serta senjata tajam. Agus memberi komando untuk menghabisi nyawa seluruh penghuni rumah.

Sejurus kemudian, mereka menghabisi nyawa seisi rumah dengan memukuli korban menggunakan kayu gelam dan senjata tajam. Termasuk dua cucu yang masih balita.

Dalam hitungan detik, mereka memasukan korban ke karung yang telah disediakan. Dengan sepeda motor, para korban dibawa ke Sungai Musi yang berjarak 5 km dari TKP.

Saat hendak ditenggelamkan, Tasir dan Kartini ternyata masih bernyawa. Keduanya sempat berontak. Pelaku buru-buru menutup mulut Tasir dan Kartini dengan lakban. Secepat kilat, karung yang berisi orang itu ditenggelamkan, setelah sebelumnya diisi dengan pasir untuk pemberat.

Keesokannya, satu per satu mayat mereka terangkat ke permukaan dan warga yang menemukannya menjadi gempar. Polisi datang dan segera olah TKP. Polisi yang bertindak cepat akhirnya menangkap sekawanan bejat tersebut. Mereka diproses dengan hukum yang berlaku.

Atas perbuatannya, PN Sekayu menjatuhkan hukuman mati kepada Agus. Vonis mati itu dijatuhkan oleh ketua majelis Sobandi dengan anggota Decky Christian dan Arlen Veronica. Hukuman mati itu sesuai dengan tuntutan jaksa.

Adapun Purwanto, Abdul Kohar dan Uuk dijatuhi hukuman 18 tahun penjara. Hukuman ketiganya lebih ringan dibandingkan tuntutan jaksa yang menuntut penjara seumur hidup. Adapun pelaku anak dihukum 9 tahun. Hukuman bagi keempatnya dibacakan pada ( 05/01/2017-Red) lalu. (Leo S/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *