35 views

JUTAAN ORANG SHALAT JUM’AT PADA AKSI DAMAI 212 PECAHKAN REKOR DUNIA DAN DIIKUTI PRESIDEN DAN WAPRES

 

“ Allahu Akbar…, Allahu Akbar…, Allahu Akbar….” Kata Presiden Jokowi Berkali-Kali Selesai Shalat Juma’t Kubro Di Silang Monas Jakarta (02/12/2016-Red).

JAKARTA-LH: “SUBHANALLAH WALHAMDULILLAH WALAILAHAILLALLAHU ALLHUAKBAR” Kata peserta aksi DAMAI 212 setelah selesai melaksanakan shalat Jum’at berjemaah di Silang Monas Jakarta (Jum’at, 02/12/2016-Red).

Shalat Juma’t kali ini benar-benar luar biasa. Menurut pantauan Liputan Hukum dari seluruh peserta Aksi Damai 212 yang tersebar di beberapa titik di Jakarta yang berpusat di Monas tidak kurang dari 3 juta orang yang mengikuti Shalat Juma’t Berjemaah yang secara otomatis merupakan peserta Aksi Damai 212. Beberapa orang menyebutkan bahwa ini adalah Shalat Juma’t Kubro terbesar sepanjang masa.

Khatib pada kesempatan ini adalah Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Muhammad Rizieq Syihab. Dalam Khutbahnya Rizieq Syihab mengajak Jamaah Juma’at yang juga peserta aksi damai agar tetap menjaga kebhinekaan, menghormati perbedaan, toleransi sesama ummat beragama, dan tegakkan hukum tanpa diskrimatif. Termasuk Ahok setelah ditetapkan menjadi Tersangka harus ditahan seperti para tersangka lain terkait pasal penistaan agama.

Pada kesempatan Shalat Juma’t Kubro ini hadir juga Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jussuf Kalla disertai beberapa menteri, Kapolri, Panglima TNI dan beberapa Tokoh Penting.

Pada kesempatan itu, Presiden diberi kesempatan untuk memberikan orasi. Dalam orasinya Presiden mengucapkan terima kasih kepada para ulama, ustaz, habaib, dan seluruh peserta aksi 212. Jokowi juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta aksi karena sudah berjalan damai dan tertib. Terakhir Presiden meminta agar seluruh peserta aksi pulang ke rumah masing-masing dengan tertib dan damai. “ Allahu Akbar…, Allahu Akbar…, Allahu Akbar….” Kata Presiden Jokowi berkali-kali. (RZ/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *