19 views

INILAH PERGERAKAN MASA KE JAKARTA JELANG DEMO 2 DESEMBER

JAKARTA-LH: Aksi bela Islam jilid III (Aksi 2 Desember 2016 atau aksi 212-Red) rencananya resmi akan digelar. Aksi unjuk rasa besar-besaran yang digawangi oleh Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI buntut dari ucapan Gubernur non-aktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok terkait surat Al-Maidah ayat 51.

Aparat keamanan, baik TNI dan Polri pun sudah mengambil kuda-kuda mengamankan aksi yang digadang-gadang bakal berlangsung super damai tersebut.

Wakil Ketua GNPF-MUI Zaitun Rasmin pun menjamin konsentrasi massa akan terpusat di Monumen Nasional, Jakarta Pusat. Dan rencana salat Jumat di jalan protokol Sudirman hingga Thamrin telah ditiadakan.

“Tidak ada rute lagi, semua sasaran ke Monas. Kita duduk baca quran, dzikir, dengar tausiah dari ulama, salat Jumat, habis salat Jumat pengumuman bubar. Nanti kami akan membantu para peserta untuk bubar supaya tidak ada lagi yang tinggal,” ujar dia.

Pada aksi tersebut dirinya menjamin tidak akan ada orasi. Namun, dirinya tetap menuntut agar Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok) untuk segera ditahan.

“Nggak ada, kan orasinya berubah jadi tausiah. Ya tuntutan tetap sama, tuntutan tidak berubah tapi kita bisa komunikasi,” tegas Rasmin.

Aksi tersebut tak hanya dilakoni oleh umat muslim di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Melainkan, umat muslim di beberapa daerah pun rela bertandang ke Ibu Kota menuntut Ahok ditahan.

Berikut pergerakan massa yang akan dan sudah menuju Jakarta:

1. GNPF-MUI Bekasi Raya siapkan 100 bus buat angkut massa
Koordinator Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI, Bekasi Raya, Murhali Barda mengatakan, sedikitnya 12.000 massa dari wilayahnya akan bertolak ke Jakarta untuk menggelar aksi Bela Islam III.

Bus dengan kapasitas masing-masing 60 kursi sudah penuh. Dari situ saja sudah ketahuan massa yang berangkat mencapai 6.000 orang,” kata Murhali, Rabu (30/11/2016-Red).

Selain itu, kata dia, masih banyak massa yang tak tertampung dengan bus yang disiapkan secara gratis tersebut. Mereka kata dia, memilih menggunakan kendaraan pribadi maupun angkutan massal seperti kereta commuter line.

“Jumlahnya diperkirakan mencapai 6.000 lagi, bahkan bisa lebih,” kata Murhali.

Murhali mengatakan, rombongan dari Bekasi Raya akan bertolak ke Jakarta selepas Salat Subuh. Titik pemberangkatan dibagi dua yaitu di Islamic Center dan kawasan Matland Tambun.

2. 1.900 Warga Yogyakarta siap ke Jakarta tuntut Ahok ditahan
Ribuan warga Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memastikan berangkat ke Jakarta untuk mengikuti demo 2 Desember. Ketua Forum Umat Islam (FUI) DIY, Muhammad Fuad, mengatakan ada 1.900 warga yang mengatasnamakan diri mereka Forum Ukhuwah Islamiyah Yogyakarta.

“Kami sudah melakukan rapat dua kali. Mudah-mudahan jumlah bisa bertambah karena hampir dua ribu orang,” kata Fuad, Selasa (29/11/2016-Red) sore.

Ribuan massa yang berangkat ke Jakarta berasal dari berbagai ormas, seperti Gerakan Pemuda Kabah (GPK), Laskar Fastabiqul Khairat, Taman Surgai, dan sejumlah takmir masjid di DIY.

Dijadwalkan massa akan berangkat pada Kamis, 1 Desember mendatang. Mereka akan menumpang alat transportasi seperti kereta api, bus maupun kendaraan pribadi.

3. Ratusan warga Kabupaten Ciamis jalan kaki ke Jakarta
Ratusan warga asal Kabupaten Ciamis bertolak ke Jakarta dengan berjalan kaki. Namun, begitu tiba di Bandung, massa sepakat untuk melanjutkan perjalanan dengan menumpangi bus.

“Sekarang sudah di Gedebage (Bandung), nanti kita akan naik bus melanjutkan perjalanan menuju Jakarta, mungkin bisa nanti malam,” kata koordinator aksi KH. Nonop Hanafiah, Rabu (30/11/2016-Red).

Massa memulai perjalanan pada Senin, 28 November. Mereka sempat ditemui oleh Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, Kapolda Jabar Irjen Pol. Bambang Waskito dan Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Herindra di kawasan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Rabu (30/11/2016-Red) siang.

Aher, sapaan Ahmad Heryawan meminta agar massa mempertimbangkan rasionalitas kepada para peserta aksi jalan kaki itu terkait jarak tempuh, dan waktu yang tersisa untuk sampai ke Jakarta, besok lusa. Meski sempat bersikukuh melanjutkan aksi jalan kaki, tapi Aher harus meminta massa memikirkan efektivitas perjalanan.

4. 20 Bus dari Banyumas siap berangkat, Kamis 1 Desember
Forum Umat Islam (FUI) Banyumas akan memberangkatkan massa untuk mengikuti aksi 2 Desember 2016 di Jakarta. Pernyataan tersebut disampaikan Koordinator FUI Banyumas, Fuad Sirajuddin Yahya disela-sela aksi Nusantara Bersatu yang dilaksanakan di Alun-Alun Purwokerto, Rabu (30/11/2016-Red).

“Kami akan berangkatkan sekitar 20 bus ke Jakarta untuk mengikuti aksi 2 Desember 2016. Pemberangkatan akan dilaksanakan besok (Kamis 1 Desember 2016) dari sini (Alun-Alun Purwokerto),” katanya.

“Awalnya, kami hanya menyediakan tiga bus, tetapi kemudian bertambah. Hingga akhirnya saat ini kami akan menyediakan 20 bus untuk mengangkut mereka ke Jakarta,” ujarnya.

Hingga saat ini, ia mengemukakan sudah lebih dari 700-an orang yang menyatakan akan mengikuti aksi 2 Desember 2016. Diakuinya, meningkatnya animo tersebut disebabkan beberapa faktor yang membuat umat Islam di Banyumas membulatkan tekad untuk ikut aksi di Jakarta.

5. Aa Gym kerahkan 10.000 santrinya ke Jakarta
Dai kondang KH Abdullah Gymnastiar berencana melibatkan diri kembali pada aksi doa bersama yang rencananya digelar di Monas, Jumat (2/12/2016-Red). Dia mengajak 10.000 santrinya dari Darut Tauhiid dalam aksi super damai di Monas.

“Saya ke sini datang lima ribu santri. Besok (2 Desember) 10.000, di mana 5.000 dari Bandung dan 5.000 dari Jakarta,” kata pria yang akrab disapa Aa Gym ini usai hadir dalam Aksi Nusantara Bersatu di Lapangan Gasibu, Kota Bandung, Rabu (30/11/2016-Red).

“Kita ke sana mohon pertolongan Allah biar kejadian ini selesai dengan seadil-adilnya. Semua pihak mengambil hikmah dari kejadian ini. Dan Mudah-mudahan demo 212 itu menjadi aktivitas indah,” terang dai asal Bandung tersebut.

6. Kapolda sebut 199 warga Lampung berangkat ke Jakarta
Kapolda Lampung Brigjen Sudjarno mengungkapkan 199 warga Lampung bertolak ke Jakarta terkait aksi 2 Desember.

“Dari data yang telah kami laporkan ke kapolri, sebanyak 199 warga Lampung akan berangkat ke Jakarta,” kata Sudjarno seperti diberitakan Antara.

Meski demikian, Sudjarno masih berharap jika warganya hanya melakukan doa di Lampung tidak di Jakarta.

“Harapannya tidak ada peningkatan jumlah warga yang ingin berangkat ke Jakarta, cukup di Lampung saja,” kata dia.

7. Ratusan warga Riau bertolak ke Jakarta 

Sebanyak lima unit mobil mengangkut massa Front Pembela Islam (FPI) ke Jakarta pada hari ini, Selasa (29/11/2016-Red). Puluhan jamaah itu akan berkumpul ke Ibu Kota untuk bergabung dalam aksi demo 2 Desember 2016. “Hari ini, saya dan beberapa teman berangkat ke Jakarta melalui jalur darat,” ujar Ketua DPD FPI Riau, Ade Hasibuan, Selasa (29/11/2016-Red).

Dia menjelaskan, bahwa yang berangkat adalah gelombang pertama. Rencananya, besok sampai lusa akan ada sejumlah massa dari FPI yang bergabung dalam aksi demo 2 Desember. “Kalau hari ini yang berangkat ada 30 orang. Totalnya akan ada 200 massa dari FPI Riau,”tutur Ade.

Selain massa dari FPI, sejumlah warga di Riau juga akan bergabung untuk ikut serta aksi damai menuntut penuntasan kasus hukum calon gubernur DKI Jakarta petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). “Sudah banyak massa yang di luar FPI Riau berkordinasi dengan kita. Namun, itu di luar kontrol kita,” ucapnya.

8. FPI Sumut Sudah Berangkatkan 400 Massa ke Jakarta

Front Pembela Islam Sumatera Utara (FPI Sumut) memberangkatkan ratusan orang ke Jakarta untuk mengikuti aksi bela Islam III yang rencananya akan diselenggarakan Jumat 2 Desember 2016 mendatang.

Menurut Ketua FPI Sumut, Habib Hud, keberangkatan anggota FPI ini sudah berlangsung sejak tiga hari lalu. “Sudah ada 400 orang yang bertolak ke Jakarta sejak kemarin. Mereka berangkat via jalur darat, laut dan udara,” kata Habib Hud, Selasa (29/11/2016-Red).

Ia mengatakan, mereka yang berangkat ini atas kehendak sendiri. Habib menyebut, tidak ada paksaan untuk mengikuti aksi 212 nanti. “Untuk di Medan, kami tetap akan menurunkan anggota sebanyak 500 orang. Itupun, nanti ada lagi yang akan berangkat ke Jakarta pada H-1,” kata Habib.

Habib Hud mengatakan pada H-1 akan berangkat lagi sebanyak 100 orang. Pemberangkatan dibagi dalam tiga sesi dengan menumpang pesawat terbang. “Untuk pagi hari, berangkat 20 orang, siangnya 30 orang dan sorenya sebanyak 50 orang. Sehingga total yang akan berangkat pada H-1 sebanyak 100 orang,” katanya

(RZ/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *