Ribuan Warga KKSS Bakal ‘Duduki’ BP Batam

LAMBANG KKSS
Ketua BP Batam Diminta

Kembalikan Lahan H. Permata

BATAM-LH: Ribuan massa yang berasal dari organisasi massa (ormas) Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kota Batam bersama simpatan direncanakan menggelar aksi unjuk rasa di Kantor BP Batam, Jum’at (04/03/2016-Red). Mereka menuntut Ketua BP Batam Mustafa Widjaya untuk menuntaskan sengketa lahan di Baloi Kolam, Simpang Jam, Kota Batam yang kini dikuasai dan dikelola Arsikon Grup.

Tokoh pemuda ormas yang berasal dari Sulawesi Selatan, Ahmad Rossano mengatakan pihaknya akan menurunkan ribuan massa dan simpatisan KKSS dalam aksi unjuk rasa yang akan digelar di sejumlah titik di kawasan Batam Center, Kota Batam. Demo yang menurunkan ribuan massa ini akan digelar di Kantor BP Batam, Kantor Arsikon Grup dan Lahan milik Ketua KKSS Kota Batam Jumhan alias H. Permata, yang dikuasai dan dikelola perusahaan grup Arsikon.

“Kita hari ini, Selasa (01/3/2016-Red) akan mengirim surat izin ke Kapolresta Barelang untuk mengelar aksi unjuk rasa susulan di kantor BP Batam. Kita mengajukan aksi ditiga titik, di lahan milik Ketua KKSS Kota Batam (H. Permata) yang dikuasai dan dikelola Arsikon Grup di Baloi Kolam dan Kantor Arsikon grup. Semoga kiranya dapat diizinkan oleh pihak kepolisian menyetujui lokasi unjuk rasa yang kami minta,”kata Akhmad Rossano didampingi Ketua KKSS Kota Batam H. Permata di sekretariat KKSS Kota Batam, di kawasan Jodoh, Selasa (01/03/2016-Red).

Menurut Rossano, dalam unjuk rasa itu nanti, pihaknya akan menurunkan sejumlah orator untuk membakar semangat massa KKSS kota Batam dan simpatisannya dalam menuntut Ketua BP Batam untuk bertanggungjawab atas puluhan hektare lahan milik Jumhan alias H. Permata yang diperuntukkan BP Batam kepada perusahaan Arsikon Grup.

“Sudah kita kasih waktu seminggu tapi belum juga ada keputusan atas kebijakan yang diambil oleh ketua BP Batam Mustafa Widjaya, maka dari itu sesuai janji kita saat demo pada Kamis (25/2/2016-Red) akan menurunkan massa dalam jumlah besar. Inilah saatnya kita minta Ketua BP Batam untuk bertanggungjawab dan mengembalikan lahan H. Permata yang jelas-jelas dilapangan di kuasai dan dikelolah oleh Arsikon Grup,”kata Rossano.

Dalam aksi itu nanti, sambung Rossano mereka akan menurunkan orator (pembicara) kuasa hukum Jumhan alias H. Permata, DR. Eggi Sudjana, SH, M.Si, sejumlah tokoh masyarakat Sulawesi Selatan di Kota Batam serta simpatisan.

Aksi ini untuk menuntut Ketua BP Batam segera bertindak dan ambil keputusan atas kebijakan yang mereka lakukan sehingga tanah tersebut tidak di klaim dan dimiliki sejumlah perusahaan. “Kita minta Ketua BP Batam segera mengembalikan tanah hak milik H. Permata sebanyak 27 hektar yang berada dalam kawasan lahan yang konon di kuasai sejumlah perusahaan itu.” ungkapnya. (Rara/Anto-Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *