UANG PALSU TERBANYAK DI INDRAMAYU

FOTO ILUSTRASI UPAL

INDRAMAYU-LH: Rosmaya Hadi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Perwakilan Jawa Barat mengatakan uang palsu di Provinsi Jawa Barat sepanjang tahun 2015 paling banyak ditemukan di Kabupaten Indramayu.

“Jadi dari total 6.600-an lembar uang palsu yang sepanjang tahun kemarin di Jawa Barat, 500-an lembarnya itu ada di Indramayu. Uang palsu saya melihatnya Indramayu yang paling tinggi,” kata Rosmaya Hadi, usai melakukan rapat dengan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, di Gedung Sate Bandung, Selasa.

Ia tidak mengetahui mengapa di Kabupaten Indramayu banyak ditemukan atau beredar uang palsu jika dibandingkan dengan daerah lainnya di Provinsi Jawa Barat.

“Saya juga tidak tahu, apakah di situ katanya banyak perceraian. Saya juga tidak mengerti. Tapi kalau kita lihat, ini masih harus didalami sebabnya karena disebarnya itu ada di tukang rokok, ada di tukang makam, yang ngasih uang kepada anak-anak di pemakaman,” kata dia.

Ia menegaskan pihaknya bekerjasama dengan Polri dan Kejaksaan untuk mengawal semua proses terkait uang palsu di Provinsi Jawa Barat.

“Dan kita ingin hukuman terkait uang palsu ini bisa sangat tinggi karena ini terkait dengan kedaulatan negara kita,” ujarnya.

Lebih lanjut ia mengatakan temuan uang palsu di Provinsi Jawa Barat pada tahun 2015 masih sama dengan tahun 2014. “Stabilnya jumlahnya. Tahun sebelumnya (2014) juga segitu tapi ketika dilihat ternyata asalnya bukan dari Jawa Barat,” kata dia. (Amir Y/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *